Friday, 19 August 2011


Sengaja kubiarkan kenangan lalu terus membelai asaku
karena ia adalah penabuh mimpi-mimpi nan usang
kubiarkan pula ilusiku mendera khayal agar seribu dendam mencinta tak lagi meronta dalam angan
pancaran yang kukira matahari
namun ternyata hanyalah bias pelangi dari setetes embun
“indah namun hanya sesaat dan perlahan lenyap dikebiruan cakrawala nan luas”



mahligai indah yang pernah tercipta walau sesaat
kan kuukir serta abadikan didinding hati dan jiwaku
meski kusadar jika segala kenangan itu tak mungkin dapat terulang kembali hingga keujung masa
kenangan biarlah menjadi memory dalam catatan sejarah perjalanan hidupku
semoga ia pula yang kan menjadi cambuk untuk menggapai kembali asa yang pernah tercecer ditepian cinta yang beku
ruang rindu yang terbatas waktu kan kuhadang pada setiap rasa yang meronta dari bilik kalbuku
agar keindahan yang tercampak tetap bersamayam dan bertahta diistana sanubariku….

No comments:

Post a Comment

There was an error in this gadget